Apa itu Hepatitis A? Apakah bisa Disembuhkan?

Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang memiliki tingkat prevalensi cukup tinggi di Indonesia. Menurut data riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2014, 1 dari 10 orang Indonesia. Hepatitis A termasuk yang memiliki jumlah penderita cukup banyak. Oleh sebab itu, guna menghindari hal tersebut, berikut ulasan singkat tentang apa itu hepatitis A.

Hepatitis A

Hepatitis merupakan peradangan hati yang umumnya disebabkan oleh pola hidup tidak sehat dan infeksi virus hepatitis. Lalu, apa itu hepatitis A? virus hepatitis memiliki berbagai jenis, yakni hepatitis A, B, C, D dan E. Jadi, Hepatitis A merupakan penyakit hepatitis yang disebabkan karena infeksi virus hepatitis A (HAV).

Penyebab

Penularan HAV terjadi secara fecal-oral, yang mana virus tersebut masuk ke dalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh HAV. Hal ini bisa terjadi melalui berbagai cara, seperti menggunakan alat makan dan bersamaan atau makanan yang dimakan terkontaminasi melalui tangan seorang yang terinfeksi.

Cara penularan fecal-oral ini menyebabkan banyak anak yang terinfeksi HAV, terutama di wilayah dengan higiene dan sanitasi rendah. Secara global, setidaknya ada sekitar 1,4 juta anak yang terinfeksi hepatitis A. Terlebih lagi Sistem imunitas anak yang belum optimal menyebabkan virus lebih mudah masuk.

Gejala

Hepatitis A memiliki masa inkubasi sekitar 14—28 hari, sehingga umumnya gejala akan muncul setelah pada jangka waktu tersebut. HAV bukanlah termasuk virus yang berbahaya, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Seringkali gejala yang muncul mirip dengan flu ataupun demam ringan, bahkan pada anak di bawah 6 tahun jarang menimbulkan gejala.

Hepatitis A umumnya menyebabkan masalah kesehatan ringan dan tidak menyebabkan masalah hati kronis. Meski demikian, Anda harus tetap waspada, umumnya gejala yang muncul adalah kulit, kuku dan mata tampak kuning, lesu, lemas, demam, tinja berwarna pucat seperti dempul dan urin berwarna gelap seperti teh.

Apakah Hepatitis A bisa Sembuh?

Penyakit ini dapat sembuh tanpa sendiri tanpa pengobatan dalam waktu beberapa minggu atau beberapa bulan. Tidak ada obat spesifik untuk hepatitis A,  karenanya perawatan suportif sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga lebih cepat sembuh. Pastikan penderita hepatitis A mendapatkan asupan makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

Jika terjadi gejala seperti tampak sakit berat, muntah terus menerus, tidak bisa makan dan minum sama sekali, kejang atau penurunan kesadaran, segeralah bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang intensif. Namun tak perlu khawatir, menurut data hanya 11—22% saja penderita hepatitis A yang harus mendapatkan perawatan medis.

Itulah ulasan singkat tentang apa itu hepatitis A. Pastikan Anda selalu menjaga higiene sanitasi lingkungan, menjaga kebersihan makanan dan selalu mencuci tangan sebelum makan atau mengolah makanan. Selain itu, jangan berbagai makanan atau menggunakan alat makan bersama, hal ini kerap dilakukan anak-anak.