Simulasi Deposito Berjangka

Bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan uang tabungan Anda dan dengan risiko yang seminim mungkin, satu jenis investasi yang bisa Anda coba adalah deposito berjangka. Deposito ini tergolong aman karena mampu memberikan retur yang pasti, baik mengenai nominal uang pokok maupun jumlah suku bunganya. Semisal dalam perjanjian awal dinyatakan bahwa bunga yang akan Anda terima adalah sebesar 7 persen dari jumlah uang pokok, maka ini artinya Anda akan mendapatkan jumlah demikian ketika jatuh tempo. Berbeda dengan investasi lain yang keuntungannya dipengaruhi oleh fluktuasi kondisi finansial pasar, maka deposito berjangka ini sifatnya tetap.

Jumlah suku bunga yang akan Anda dapatkan juga dipengaruhi oleh besarnya uang yang Anda simpan dan jangka waktu lama deposito. Sebelu Anda memutuskan untuk berkecimpung dalam investasi deposito berjangka, ada baiknya Anda melihat contoh simulasi deposito berjangka seperti berikut ini.

Deposito Berjangka

Contoh Simulasi

Pak Ali memiliki uang tabungan sebesar 20 juta rupiah. Uang tabungan ini merupakan dana untuk menyekolahkan anaknya di tahun ajaran berikutnya, yang mana hal tersebut masih 2 tahun mendatang. Daripada uang tersebut didiamkan di rumah, Pak Ali akhirnya berpikir untuk menginvestasikannya dengan mendepositokannya di bank. Setelah mencari info mengenai bank-bank terdekat di rumahnya, ternyata Pak Ali menemukan Bank A yang menawarkan bunga sebesar 7 persen untuk jangka waktu 2 tahun. Selain itu, Pak Ali memilih bank ini karena fitur tambahannya yang berupa bahwa bunga deposit bisa di transfer ke rekening setiap 3 bulan sekali. Untuk mengetahui berapa banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh Pak Ali, maka berikut simulasinya.

Nilai deposito awal        : Rp20.000.000,-

Tenor                                   : 3 bulan

Jangka Waktu                   : 2 tahun (24 bulan)

Suku bunga                        : 7% pertahun

 

Perhitungan untuk 3 bulan pertama:

Bunga yang diperoleh Pak Ali   = (3/12) x 0,7 x Rp20.000.000,-

                                                                = Rp350.000,-

Karena bunganya menggunakan sistem tahunan sedangkan perhitungan bunganya menggunakan tenor 3 bulan, maka kita membagi 3 dengan 12 (sesuai dengan jumlah bulan dalam satu tahun). Sehingga jumlah di atas adalah suku bunga yang didapatkan oleh Pak Ali untuk tiga bulan pertama dan akan di transfer ke rekening tabungannya sesuai dengan perjanjian awal

Perhitungan untuk 3 bulan kedua

Perhitungan suku bunga untuk 3 bulan berikutnya tentu saja berbeda dai yang pertama. Hal ini disebabkan karena jumlah uang pokok deposito Pak Ali sudah bertambah karena sudah diakumulasi dengan bunga di bulan pertama. Untuk perhitungannya yakni sebagai berikut:

Bunga yang diperoleh Pak Ali   = (3/12) x 0,7 x (Rp20.000.000,- + Rp 350.000,-)

                                                                = (3/12) x 0,7 x Rp20.350.000,-

                                                                = Rp356.125

Untuk tiga bulan kedua, jumlah suku bunga yang akan ditransfer ke rekening Pak Ali adalah sebesar Rp356.125.

Jumlah Total Suku Bunga

Untuk perhitungan 3 bulan selanjutnya, perhitungannya sama seperti pada bulan kedua, yakni presentase bunga dihitung dari total jumlah uang pokok deposito berjangka yang sudah diakumulasikan dengan bunga 3 bulan berikutnya. Dengan begitu, jumlah suku bunga setiap 3 bulan sekali yang ditransfer ke rekening Pak Ali akan semakin banyak. Hingga di 3 bulan terakhir jangka waktu deposito, suku bunga yang akan diterima Pak Ali adalah:

Bunga yang diperoleh Pak Ali   = (3/12) x 0,7 x Rp22.582.442

                                                                = Rp395.192,-

Dengan begitu, jumlah total uang yang akan diterima Pak Ali hingga masa deposito berakhir adalah sebesar uang pokok ditambah dengan akumulasi suku bunga selama 2 tahun dengan tenor 3 bulan, yakni Rp20.000.000,- + Rp2.977.635 = Rp22.977.635,-

Dengan modal awal 20 juta rupiah, kini Pak Ali bisa mendapatkan keuntungan investasi senilai hampir 3 juta rupiah. Tentu saja hal ini menguntungkan untuk digunakan sebagai tambahan biaya mendaftarkan sekolah anaknya. Jadi, apakah Anda tertarik untuk berinvestasi pada deposito berjangka berjangka seperti Pak Ali ini? Jika Anda berminat, bisa mencoba layanan Deposito Berjngka dari PT. Bank DBS. Deposito berjangka ini memiliki jangak waktu mulai dari 7 hari hingga satu tahun. Jadi, cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi untuk jangak pendek.