Kenali dan Pahami Informasinya, Cegah Penipuan Mandiri E-Cash Sejak Dini

Terdapat sebuah pepatah bahwa “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Pepatah ini mungkin juga cocok untuk para nasabah termasuk Anda yang menggunakan mandiri e-cash. Kemajuan teknologi perbankan memang membuat transaksi transfer uang dapat Anda lakukan dengan praktis tanpa perlu ke bank.

Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat resiko yang mengintai Anda, yaitu modus penipuan mandiri e-cash. Anda sebaiknya mengenal lebih dekat sistem bernama mandiri e-cash agar dapat meminimalisir resiko tertipu. Hal ini dikarenakan jika Anda memahami mandiri e-cash, maka secara otomatis tidak akan mudah tergiur dengan iming-iming pelaku.

Apa itu mandiri e-cash?

Mandiri e-cash merupakan uang elektronik yang berbasis server dengan memanfaatkan teknologi telepon seluler dan USSD. Sistem ini memungkinkan setiap penggunanya untuk dapat melakukan berbagai macam transaksi keuangan tanpa harus melakukan pembukaan rekening bank Mandiri. Transaksi yang dapat diakukan umumnya top up e-money, penyetoran, penarikan, pengecekan saldo rekening dan melakukan transfer pada setiap rekening berbeda.

Apa saja fitur yang dimiliki mandiri e-cash?

Penipuan mandiri e-cash dapat terjadi karena korban kurang mengenal berbagai fiturnya. Coba bandingkan, apabila Anda mengenal fiturnya secara lengkap pasti tidak akan mudah tertipu. Anda tentu akan melakukan klarifikasi mengenai berbagai informasi yang diperoleh ke pihak bank yang bersangkutan. Berikut ini adalah beberapa fitur yang dimiliki oleh mandiri e-cash.

  1. Histori transaksi dan Informasi saldo rekening.
  2. Mengisi ulang saldo rekening melalui e-channel milik bank Mandiri, transfer melalui ATM bersama dan ataupun tunai lewat retail store.
  3. Transfer ke berbaga nomor telepon lain dan rekening giro atau tabungan lewat bank Mandiri.
  4. Penarikan tunai melalui ATM milik bank Mandiri dan tidak perlu melalui kartu ATM.
  5. Pembayaran tagihan atau pembelian produk pada setiap merchant yang telah

Apa bedanya pemegang unregistered dan registered?

  1. Pemegang unregistered adalah pemegang mandiri e-cash yang melakukan pendaftaran menggunakan data singkat (nama, tanggal lahir dan email). Kebijakan dan fitur yang dapat diperoleh pemegang unregistered, yaitu:
  • Saldo maksimal: Rp 1.000.000,00
  • Dapat melakukan isi ulang.
  • Mendukung fitur bayar dan beli.
  • Tidak mendukung untuk transfer dan tarik tunai.
  1. Sementara itu, pemegang registered adalah pemegang mandiri e-cash yang telah melakukan upgrade layanan. Kebijakan dan fitur yang ditawarkan untuk pengguna registered, yaitu:
  • Saldo maksimal: Rp 5.000.000,00.
  • Dapat melakukan isi ulang.
  • Medukung fitur bayar dan beli.
  • Transfer dan tarik tunai dapat dilakukan.

Apakah ada batasan saldo minimum untuk melakukan transaksi?

Para pelaku penipuan mandiri e-cash umumnya meminta korban untuk mengisi saldo rekening dengan nominal tertentu. Pelaku beralasan bahwa untuk melakukan transaksi transfer saldo di rekening Anda harus berjumlah sesuai dengan nominal yang diminta. Jika Anda mengenal fitur mandiri e-cash tentu tidak akan mudah tertipu trik murahan seperti ini. Mandiri e-cash tidak membutuhkan saldo minimum di rekening untuk transaksi transfer.

Demikianlah, informasi singkat mengenai mandiri e-cash. Anda dapat memperoleh informasi yang lebih detail dengan mendatangi cabang bank Mandiri terdekat. Mengetahui dan mengenal berbagai fitur sebelum melakukan transaksi transfer memang penting bagi Anda. Jadi, Anda tidak akan begitu mudahnya menjadi korban penipuan mandiri e-cash karena ketidak tahuan mengenai fitur-fiturnya.