Inilah 6 Kesalahan Dalam Renovasi Rumah

Salah satu kunci untuk mendapatkan kehidupan yang nyaman adalah memiliki hunian yang nyaman. Namun, sudah sewajarnya jika rumah yang selama ini Anda huni mengalami sejumlah kerusakan. Kerusakan-kerusakan yang umumnya terjadi pada rumah-rumah yang sudah tua ini mengharuskan Anda untuk melakukan renovasi.

Renovasi rumah hampir sama rumitnya dengan membuat sebuah rumah baru. Jika tidak diperhatikan dengan baik, maka akan timbul beberapa penyesalan ketika rumah sudah selesai dibangun. Nah, berikut saya sajikan informasi mengenai 6 kesalahan yang sering terjadi dalam merenovasi rumah mulai dari pemilihan tukang bangunan sampai yang lebih fatal.

  1. Memilih Tukang Bangunan yang Tidak Professional

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa sesuatu yang tidak bisa Anda kerjakan sendiri harus diserahkan kepada ahlinya. Kalau tidak, tunggu saja kehancurannya. So, tenaga ahli sangat dibutuhkan dalam membangun sebuah rumah. Jangan asal-asalan dalam memilih tukan bangunan namun pilihlah yang sudah berpengalaman, memiliki reputasi yang baik serta terkenal disiplin dalam bekerja.

  1. Memilih Bahan Baku yang Murah

Niatnya sih bagus, ingin berhemat. Namun, berhemat tidak bisa dilakukan dengan cara membeli bahan baku murah. Memang hal ini akan terkesan jauh lebih murah namun percayalah, kualitas yang tidak bagus akan membuat Anda rugi besar nantinya. Selalu gunakan material yang berkualitas walaupun harus merogok kocek lumayan besar pada awalnya.

  1. Menggunakan Warna Cat Sembarangan

Warna cat dinding pada sebuah rumah memang terkesan snagat sepele. Tak jarang orang hanya menyerahkan pemiihan warna ini kepada orang yang menjual cat atau tukang bangunan yang diminta untuk mengecat. Hal ini sebenarnya keliru. Warna rumah Anda akan menentukan nuansa, kondisi dan mood Anda saat sedang berada di rumah.

Jika Anda tidak memilih warna cat dengan benar, maka kerugiannya akan sangat besar mengingat harga cat dan upah tukang yang tidaklah murah. Pemilihan cat juga tidak hanya berpatokan pada warna kesukaan tetapi harus disesuaikan dengan ruangan dan karakter warna itu sendiri.

Tukang Bangunan Online

  1. Tidak Memperhatikan Pencahayaan Dengan Baik

Apakah Anda pernah merasa bahwa ada sudut tertentu di rumah Anda yang lebih gelap dari sisi lainnya padahal seharusnya sudut tersebut terang karena dipakai untuk belajar atau bekerja? Jika iya, maka dapat dipastikan bahwa Anda awalnya tidak memperhatikan pencahayaan ruangan dengan baik. Sebaiknya Anda memanfaatkan sinar matahari secara maksimal untuk bisa menghemat energi sekaligus menghemat pengeluaran Anda pula.

  1. Tidak Menghitung Budget

Tak jarang orang merasa “kerampokan” setelah selesai merenovasi rumah. Hal ini umumnya disebabkan oleh budget yang tidak dihitung sebelum memutuskan untuk merenovasi rumah. Anda seharusnya melakukan perhitungan yang benar-benar matang sebelumnya. Jika perlu, tanyakanlah terlebih dahulu mengenai upah, harga bahan baku dan lain-lain.

  1. Merenovasi Bagian yang Tidak Perlu

Sebagian besar orang memang menyukai hal-hal yang baru sehingga kadang membuat Anda ingin merenovasi bagian dari rumah Anda yang sebenarnya tidak perlu dilakukan renovasi. Intinya, Anda harus fokus pada bagian tertentu saja yang memang sudah harus direnovasi tanpa harus merenovasi keseluruhan rumah.

Dari 6 kesalahan di atas, dapat kita simpulkan bersama bahwa kesalahan-kesalan ini akibat dari persiapan yang tidak matang. Jadi, persiapkanlah segala sesuatunya dengan matang mulai dari memilih tukang bangunan yang tepat sampai dengan memperhatikan bagian mana saja yang perlu direnovasi. Semoga bermanfaat.